Kebudayaan Gabungan Kamboja Yang Unik

Kebudayaan Gabungan Kamboja Yang Unik

Kebudayaan Gabungan Kamboja Yang Unik

Bene Culture – Mulai sejak dahulu, agama jadi sumber ide paling utama untuk kebudayaan di Kamboja. Nyaris sepanjang dua milenium, Kamboja meningkatkan keyakinan Khmer yang disebut paduan pada keyakinan animisme, agama Buddha, dan agama Hindu. Kultur dari India—termasuk bhs dan kesenian—dibawa oleh orang India ke Asia Tenggara sekitaran era pertama masehi. Waktu ini, budaya di Kamboja di promosikan dan dikelola oleh Kementerian Kebudayan dan Kesenian Kamboja. Kamboja juga dipercaya sebagai awal dari orang-orang bermain dragon tiger yang saat ini sudah meluas keseluruh dunia perjudian casino.

Histori Kebudayaan Kamboja

Waktu keemasan Kamboja yaitu pada era ke-9 dan ke-14 masehi di bawah periode kerajaan Angkor, di mana ketika itu adalah kerajaan yang kuat dan sejahtera yang sukses kuasai nyaris semua lokasi daratan Asia Tenggara. Namun, kerajaan Angkor roboh karena persaingan perebutan kekuasaan dan perang melawan kerajaan yang berada di dekatnya seperti Siam dan Dai Viet. Banyak candi yang dibuat pada saat itu seperti Bayon dan Angkor Wat masih tetap ada sampai saat ini. Candi-candi itu menyebar di Thailand, Kamboja, Laos, dan Vietnam yang mengingatkan kita pada kemegahan seni dan budaya Khmer. Seni, arsitektur, musik, dan tarian yang berada di Kamboja saat ini sudah memperoleh banyak dampak dari banyak kerajaan beda seperti Thailand dan Laos. Dampak dari kultur Angkor masih tetap dapat diliat sampai saat ini di beberapa negara, kultur itu mempunyai banyak kedekatan dengan Kamboja saat ini.

Arsitektur dan Tempat tinggal di Kamboja

Arsitek dan pemahat Kamboja buat candi yang terbuat dari batu. Dekorasi Khmer di inspirasi dari agama. Dewa-dewa dari agama Hindu dan Buddha terukir pada tembok. Candi/kuil di buat sesuai sama ketentuan arsitektur Khmer Kuno yang terbagi dalam susunan candi umum ditambah dengan satu candi yang terlihat mencolok ditengahnya, satu tembok, dan satu parit. Motif Khmer memakai banyak dewa dari mitologi Buddha dan Hindu. Misalnya seperti istana kerajaan di Phnom Penh yang memakai motif garuda yang disebut burung mitologi dalam agama Hindu. Hanya sedikit bangunan yang tersisa mulai sejak waktu kerajaan Khmer. Yang tersisa hanya bangunan religius yang terbuat dari batu seperti candi Angkor.

Dalam kebudayaan moderen Kamboja, satu keluarga umumnya tinggal di bangunan berupa petak dengan ukuran beragam dari mulai 4 X 6 mtr. sampai 6 X 10 mtr.. Bangunan itu terbuat dari bambu. Tempat tinggal Khmer umumnya berpanggung dengan ketinggian tiga mtr. di atas permukaan tanah membuat perlindungan isi tempat tinggal dari banjir. Tangganya terbuat dari kayu. Satu tempat tinggal umumnya terbagi dalam tiga ruangan yang dibatasi oleh bambu. Ruangan depan jadikan ruang tamu, ruangan ke-2 jadikan kamar tidur orang-tua, dan ruangan ke-3 jadikan kamar tidur untuk putrinya yang belum juga menikah. Anak lelaki tidur dimana saja mereka memperoleh tempat. Anggota keluarga dengan tetangga bergotong-royong membuat tempat tinggal, dan diselenggarakan satu upacara untuk tempat tinggal yang baru usai dibuat. Tempat tinggal untuk keluarga yang kurang dapat umumnya hanya terbagi dalam satu ruangan besar. Dapur umumnya terdapat di belakang tempat tinggal. Kamar mandi umumnya berada di sungai yang tertutupi oleh triplek. Kandang ternak umumnya di buat di bawah tempat tinggal. Tempat tinggal orang Tionghoa dan Vietnam di kota ataupun desa di Kamboja umumnya tidak berpanggung dan berlantai semen atau keramik. Tempat tinggal golongan urban dan bangunan komersial umumnya terbuat dari batu bata, beton, atau kayu.

Agama di Kamboja

Masyarakat di Kamboja didominasi oleh penganut agama Buddha dengan 90% populasi berpedoman Buddha Theravada. Terdapat 1% populasi pemeluk agama Kristen dan bekasnya beragama Islam, atheis, atau penganut keyakinan animisme.

Agama Buddha sudah berada di Kamboja mulai sejak era ke-5 masehi. Buddha Theravada sudah berada di Kamboja mulai sejak era ke-13 masehi dan saat ini sudah diyakini oleh 90% populasi di Kamboja.

Islam yaitu agama yang sebagian besar diyakini oleh golongan Cham (dimaksud juga Khmer Islam) dan minoritas golongan Melayu di Kamboja. Berdasar pada data dari Po Dharma, terdapat 150. 000 sampai 200. 000 masyarakat Muslim di Kamboja pada tahun 1975. Semua berpedoman aliran Sunni.

Kristen dibawa ke Kamboja oleh misionaris Katholik Roma pada tahun 1660. Pada tahun 1972, terdapat sekitaran 20. 000 golongan Kristiani di Kamboja, umumnya dari mereka yaitu Katholik Roma. Berdasar pada statistik dari Vatikan, pada tahun 1953, anggota Gereja Katholik Roma di Kamboja sejumlah 120. 000. Hal tersebut membuatnya jadi agama paling besar ke-2 di negara ini. 50. 000 salah satunya yaitu orang Vietnam dan bekasnya umumnya orang Eropa. Berdasar pada sensus tahun 1962, terdapat 2. 000 pemeluk agama Kristen Protestan di Kamboja. Terdapat sekitaran 20. 000 pemeluk agama Kristen Katholik di Kamboja di mana hanya 0, 15% dari keseluruhan populasi.

Terdapat 100. 000 orang yang berpedoman aliran keyakinan daerah. Seperti golongan Khmer Loeu yang berpedoman animisme. Mereka memakai nasi, air, api, batu, dan lain-lain untuk menyelenggarakan ritual. Golongan ini umumnya berasumsi tabu beberapa objek dan praktik.

Baju di Kamboja

Baju di Kamboja yaitu salah satu segi perlu dari budaya di Kamboja. Model orang Kamboja tidak sama bergantung pada suku etnis dan status sosial. Orang Khmer dengan tradisionil kenakan syal kotak-kotak yang dimaksud Krama. “Krama” membedakan beberapa orang Khmer (Kamboja) dengan tetangganya seperti orang Thai, orang Vietnam, dan orang Laos. Syal itu dipakai untuk bermacam peranan seperti style, membuat perlindungan dari matahari, dan jadi pelindung (untuk kaki) waktu mendaki pohon, menolong menggendong bayi, jadi handuk, atau jadi sarung. Krama bisa dengan gampang dirubah jadi boneka untuk dimainkan anak-anak.

Kain tradisionil yang di kenal jadi Sampot, yaitu satu kostum yang terserang dampak dari India pada masa Funan. Baju Khmer sudah beralih bersamaan dengan waktu dan agama. Pada saat transisi dari masa Funan ke masa Angkor, terdapat dampak Hindu yang kuat pada baju di Kamboja di mana beberapa orang suka pada Sampot termasuk juga Sarong Kor (perhiasan) yang disebut lambang agama Hindu.

Ketika agama Buddha menukar agama Hindu, beberapa orang Khmer mulai kenakan blus, baju, dan celana. Pastinya sesuai sama style Khmer. Orang Khmer, termasuk juga rakyat dan keluarga kerajaan, berhenti memakai kerah bergaya Hindu dan mulai mengambil syal yang sudah di beri dekorasi. Model ini popular pada periode Udong.

Wanita Khmer umum memilih warna yang cocok untuk Sampot-nya berdasar pada hati nurainya sendir atau ikuti tren yang ada.

Sebagian orang Kamboja senantiasa memakai baju bergaya religius. Beberapa pria dan wanita Khmer kenakan bandul Buddha pada kalungnya. Peranannya yaitu untuk melindungi dari roh jahat dan membawa keberuntungan.

Keluarga kerajaan umum kenakan pakaian yang mahal. Sampot masih tetap dipakai dikalangan kerajaan. Umumnya mereka memilih Sampot Phamuong, edisi baru dari sampot yang dipakai oleh orang Thai pada era ke-17. Mulai sejak periode Udong, keluarga kerajaan menjaga rutinitas mereka dalam kenakan pakaian. Mereka yang wanita buat baju yang sangat atraktif. Beberapa wanita senantiasa kenakan penutup bahu tradisionil yang dimaksud sbai atau rabai kanorng.

Beberapa penari kenakan kerah yang dimaksud Sarong Kor di sekitaran lehernya. Yang terutama, mereka kenakan gaun unik yang dimaksud Samprot sara-bhap yang terbuat dari kain sutra yang dijahit dengan memakai benang emas atau perak. Gaun itu mengkilap, dengan desain yang rumit, dan berkelip-kelip waktu penari itu bergerak. Penari juga memakai sabuk yang di isi batu mulia. Banyak perhiasan yang dipakai oleh penari wanita. Seperti anting-anting, sepasang gelang, hiasan pada mata kaki, dan lain-lain.

Advertisements

5 Tempat Berwisata Budaya di Dunia

5 Tempat Berwisata Budaya di Dunia

5 Tempat Berwisata Budaya di Dunia

Bene Culture – Nikmati saat berlibur dapat dikerjakan dengan adanya banyak langkah. Sebagian orang mungkin saja juga akan berwisata ke daerah spesifik atau negara spesifik. Terdapat beberapa orang yang menyukai berkunjung ke wisata alam atau wisata kota. Namun mungkin saja Anda lebih sukai berkunjung ke wisata budaya. Pastinya memanglah menarik dapat ketahui budaya satu daerah untuk menaikkan pikiran. Tersebut sebagian negara dengan wisata budaya dunia yang cukup menarik untuk dikunjungi.

1. India

Jadi satu negara yang unik, India memanglah pas dikatakan sebagai satu diantara negara dengan budaya serta kebiasaan istiadat yang kental. Hal semacam ini karena orang-orang India benar-benar sangat sukai mengadakan beragam acara atau moment tahunan yang menarik ketertarikan beberapa wisatawan.

Satu diantara moment tahunan yang menarik perhatian beberapa turis, terutama turis luar negeri yaitu terkait dengan agama Hindu yang sebagian besar di India. Hal semacam ini menarik perhatian beberapa bule dari negeri mana saja untuk memandangnya.

Diluar itu, masih tetap ada banyak juga hal yang terkait dengan kebudayaan India yang unik. Umpamanya budaya orang-orang India tersebut dalam berkehidupan keseharian di kota-kota besar ataupun desa. Ketahui juga sebagian Tempat Wisata di India yang menarik.

2. Indonesia

Terkecuali India, Indonesia juga layak untuk dikatakan sebagai negara dengan wisata budaya dunia yang populer. Hal semacam ini karena umumnya turis dari luar negeri berkunjung ke Bali atau Pulau Dewata.

Seperti yang di ketahui dengan, Pulau Bali memanglah mempunyai kebudayaan yang kental. Terkecuali Bali, daerah yang lain di Indonesia juga mempunyai kebudayaan sendiri-sendiri bahkan juga bhs suku sendiri-sendiri.

Keadaan ini benar-benar sangat menarik untuk beberapa wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia, terlebih mereka yang memanglah menginginkan pelajari budaya Indonesia saecara lebih mendalam. Baik itu dari sehari-harinya orang-orangnya sampai sebagian akulturasi budaya yang masih tetap ada sampai sekarang ini. Umpamanya wisata kulinernya.

3. Jepang

Negara Matahari Terbit juga tidak dapat dilepaskan dari kesan negara dengan wisata budaya yang populer. Budaya Jepang yang cukup populer yaitu baju adatnya yang berbentuk kimono.

Diluar itu di Jepang ada juga sebagian obyek wisata yang memanglah menarik dikunjungi untuk wisatawan yang betul-betul menginginkan ketahui budaya Jepang dengan lebih mendalam. Umpamanya dengan bertandang ke Asakusa serta Kagurazaka.

Disana, juga akan didapati wanita-wanita yang memakai kimono. Diluar itu di ke-2 tempat itu akan diketemukan banyak bangunan ciri khas Jepang seperto kuil-kuil bersejarah serta bangunan bersejarah yang lain. Bila menginginkan bertandang ke Jepang, simak juga Panduan Berlibur Irit ke Jepang.

4. Brunei Darussalam

Negara dengan wisata budaya dunia yang menarik selainjutnya yaitu Brunei Darussalam. Jadi satu negara yang masih tetap bersebelahan dengan Indonesia, negara ini mempunyai budaya yg tidak jauh berlainan dengan Indonesia. Yakni budaya melayu.

Namun, kesan budaya Islam begitu merasa di negara yang satu ini. tampak dari beragam bangunan popular serta obyek wisata Brunei Darussalam yang melambangkan kejayaan Islam.

Untuk mengerti budaya negara ini dengan lebih dalam, terdapat banyak obyek wisata yang dapat Anda kunjungi. Umpamanya museum, masjid-masjid yang populer, sampai tempat wisata bersejarah yang lain seperti Kampong Ayer.

5. Taiwan

Dakilah ke puncak menara untuk memperoleh pemandangan pemandangan ke danau sesudah jalan kaki melalui bermacam patung hewan memiliki ukuran besar, serta tekuni kebiasaan Tiongkok.

Menara Dragon Tiger yaitu satu kuil yang terdiri atas sepasang pagoda penuh warna serta moderen yang menjulang diatas Telaga Lotus. Susuri diantara beragam patung naga serta harimau memiliki ukuran besar dimuka menara. Lukisan dinding hiasi sisi pada badan hewan ini yang juga akan mengajarkan Anda mengenai kebiasaan istiadat serta histori Tiongkok. Menara ini adalah pondasi dari sejarah permainan dragon tiger.

Tradisi Berjudi Yang Tidak Pernah Berhenti

Tradisi Berjudi Yang Tidak Pernah Berhenti

Tradisi Berjudi Yang Tidak Pernah Berhenti

Bene Culture – Perjudian di negeri kita semakin ramai. Dari yang kelas teri, sampai kelas kakap. Dari yang hanya bermodalkan uang seceng buat beli kupon togel, sampai juta-an bahkan juga miliaran rupiah yang ludes di meja judi. Bukanlah omong kosong lho. Ini bukti gan. Di kota Metropolitan saja, uang judi yang berputar-putar menjangkau sekitaran Rp 40 triliun per th.. Semua uang.

Di Kota Kembang, menurut Anggota DPRD Kota Bandung Iman Setiawan Latief, ada sekurang-kurangnya 400 lokasi perjudian. Di Bekasi, judi dikerjakan terang-terangan. Beberapa penjudi bebas keluar masuk lokasi perjudian tidak ada rasa takut tertangkap aparat berwajib. Jika ada pers yang berani menyinggung aktivitas judinya di mass media, akan dapet teror serta intimidasi dengan fisik dari pihak bandar. Tidak heran jika Bekasi dapet julukan Kota Judi.

Saat ini, kita bisa sedikit berlega hati. Demikian menjabat kapolri, Jenderal Polisi Sutanto segera memohon semua kepala kepolisian daerah di Indonesia selekasnya memberantas judi. Tidak tanggung-tanggung, beberapa kapolda hanya diberi saat satu pekan untuk memberantas judi di wilayahnya. “ Jika tidak dapat, banyak petinggi beda yang dapat melakukan, ” ancam Sutanto.

Akhirnya, beberapa tempat judi digerebek, alat-alat judi diambil alih, serta banyak penjudi yang masuk bui. Mabes Polri mencatat hingga tanggal 24 Juli 2005, aparat kepolisian di semua Indonesia telah sukses menangkap 2. 043 penjudi dari 903 masalah perjudian. Sayangnya, beberapa tempat judi yang digerebek umumnya kelas teri. Sedang tempat tinggal judi kakap banyak yang tutup sesaat.

Neta S. Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch, menyebutkan tutup usaha atau tiarap—istilah penjudi—merupakan rutinitas mereka waktu mendengar ada perubahan petinggi Polri. Mereka bersembunyi dahulu, tempat tinggal judi mereka ditutup serta mereka ke luar negeri. Sesaat yang kecil-kecil karna asetnya terbatas, keuangan terbatas, mereka tetaplah nekat beroperasi, ” kata Neta Pane. Maka dari itu banyak yang ketangkep.

Perjudian Tidak Sempat Mati

Sahabat, usaha pemberantasan judi oleh pihak kepolisian bukanlah kesempatan ini saja dikerjakan. Namun, dari jamannya jenis rambut cewek dikepang dua sampai yang direbonding seperti saat ini, perjudian tetep eksis. Banyak aspek yang menobatkan judi jadi satu kebiasaan di orang-orang kita. Salah satunya :

Pertama, bentuk judi yang semakin beragam. Dari yang resmi sampai yang sembunyi-sembunyi. Undian resmi berbau judi pertama kalinya keluar pada 1968. Namanya lotto, singkatan lotere totalisator yang awalannya di gelar di Jawa Timur. Setelah itu masa 70-an keluar Nalo, toto sampai berhadiah undian. Pada 1986, pemerintah keluarkan Porkas disusul KSOB. KSOB dibubarkan setelah memperoleh dana sekitaran Rp 1, 2 triliun. Patah tumbuh hilang bertukar. KSOB bubar serta terbitlah Sumbangan Dana Sosial Berhadiah (SDSB). SDSB yang keluar sekitaran Januari 1989 ini sangat popular. Sepanjang empat th., SDSB sukses menyatukan dana lebih Rp 4 triliun. Uang panas nih!.

Judi kecil-kecilan juga tidak kalah populernya. Mulai dari sabung ayam, adu jangkrik, banting kartu remi/domino, tebak score kompetisi sepakbola, sampai papan rolet jadi media pertaruhan. Di dalam lilitan ekonomi, orang-orang gampang tergiur dengan keuntungan 60 ribu perak yang akan diperolehnya jika dua nomor togelnya yang dibeli seharga seribu tembus. Dengan kecanggihan tehnologi komunikasi, dalam telekuis SMS atau premium call juga tercium unsur perjudian.

Ke-2, ada oknum petinggi pemerintah yang membuat perlindungan perjudian. Siapa sich yang tidak ngiler ngeliat derasnya kucuran uang dari meja judi. Omzet judi massal seperti di Kalijodo, Jakarta saja dapat menjangkau Rp 2 miliar dalam satu hari. Jika dapet 10%-nya saja buat uang keamanan, kan lumayan dapat buat beli kerupuk satu truck (kenyang-kenyang dah!). Indonesia Police Watch bahkan juga mengatakan ada sejumlah 14 kapolda yang membuat perlindungan judi hingga butuh dicopot dari jabatannya.

Lokalisasi Perjudian di Indonesia

Sempat denger Genting Highland, Malaysia? Genting Highland yaitu satu daerah wisata sebagai lokasi judi kasino paling diburu beberapa penjudi terutama pengunjung dari Indonesia yang ingin main roulette. Lokasi wisata ini terdapat sekitaran 51 km. samping utara Kota Kuala Lumpur. Genting Highland dicetuskan Tan Sri Lim Goh Tong, entrepreneur Cina, pada 1965.

Atau kota Macau di China? Lebih dari 40 % masyarakat pulau serta kota judi yang cuma sejumlah 430. 000 jiwa (Juli 2003) ini mencari sesuap nasi di ladang judi. Di Macau ada 12 tempat kasino di Hotel berbintang lima. Mungkin saja disini beredar banyak anak buat Chow Yun Fat sang God of Gamblers.

Tidak hanya di Las Vegas, Genting Highland atau Macau, legalisasi perjudian sempat juga berlangsung di Nusantara. Ali Sadikin, Gubernur DKI periode 1966-1977 ini mengerti uang panas dari ladang judi dapat dikumpulkan untuk melakukan perbuatan hal positif. Bang Ali, sapaan Ali Sadikin, lantas mengambil keputusan untuk melegalisasi judi. Waktu itu, untuk pertama kalinya di buka kasino resmi di Indonesia dengan dua entrepreneur kasino besar, Apyang serta Yo Putshong yang melakukan tindakan sebagai investor. Akhirnya tidak percuma. Biaya pembangunan DKI yang awal mulanya Rp 66 juta melonjak tajam sampai lebih Rp 89 miliar dalam tempo sepuluh th.. Beberapa pasar, sekolah, puskesmas, serta berjalan-jalan baru sukses dibuat.

Pemerintah sempat kepikiran ngikutin jejaknya Bang Ali untuk nertibin judi berlandaskan pada asas faedah. Seperti yang diusulkan Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi, Jawa barat. Prinsipnya, dari pada pusing-pusing berantas judi tapi tidak sempat kelar, mending dilokalisasi. Teratur, teratasi, serta ngasih subsidi buat pemerintah. Terlebih jika beberapa tempat judi ditutup akan menaikkan jumlah pengangguran.

5 Permainan Tradisional Dari Cina

5 Permainan Tradisional Dari Cina

5 Permainan Tradisional Dari Cina

Beneculture – Cina memiliki beberapa permainan tradisional yang sangat sederhana dan tanpa bantuan teknologi sama sekali. Permainan ini sudah dimainkan sejak lama di Cina. Berikut lima permainan tradisional dari Cina :

1. Mahjong

Mahjong atau mahjung yaitu permainan untuk empat orang yang datang dari China. Mahjong membabitkan kemahiran, strategi, dan pengiraan, termasuk juga satu step nasib. Bergantung pada jenis yang dimainkan, nasib mungkin saja isu remeh atau segi terutama kejayaan. Di Asia, mahjong juga popular jadi perjudian dan jadi permainan computer.

2. Go

Go yaitu permainan berpapan yang dimainkan oleh dua orang. Go juga dikenali jadi wéiqí di dalam bhs China. Permainan ini kaya dengan strategi yang kompleks tetapi hanya mempunyai undang-undang permainan yang mudah. Go hanya menggunakan biji-biji berwarna hitam dan putih.

3. Xiang Qi

Xiangqi bentuk sekarang ini datang dari China, oleh itu ianya digelar jadi Catur Cina. Permainan ini didapati telah mula dimainkan seawal masa ke-4 selepas Masihi di China. Xiangqi yaitu satu di antara permainan papan yang paling popular di dunia. Sinyal tanda yang unik termasuklah pergerakan unik pao (meriam), ketetapan yang melarang panglima (seperti ” raja ” dalam catur) daripada bersua dalam garisan yang sama, serta ” sungai ” dan ” istana ” yang mengehadkan pergerakan sesetengah buah catur.

4. Yo-yo Cina

Yo-yo cina yaitu permainan dari China yang mempunyai dua cakera yang sama saiz yang dihubungkan oleh gandar yang panjang. Yo-yo cina akan sentiasa berpusing pada tali yang diikat pada dua batang kayu kecil. Pemain akan memegang hujung kedua-dua kayu dan mengimbangi yo-yo daripada jatuh. Permainan ini dikenal pasti telah bentuk sejak mulai Dinasti Ming sekitaran th. 1386 hingga th. 1644 selepas Masihi. Yo-yo cina tradisionil di buat daripada buluh, dimana ianya mudah patah dan tidak pas untuk sebagian aksi lasak.

5. Fan Tan

Permainan Fan Tan ini mulai dimainkan pada th. 1800an di Cina. Dari semuanya permainan di atas, cuma permainan ini yang dipakai dalam casino untuk berjudi. Dengan begitu simpel, permainan ini menjaga nilai tradisionilnya karna tanpa ada memakai tehnologi sekalipun.

Permainan Tradisional China Yang Digunakan Dalam Rumah Judi VOC

Permainan Tradisional China Yang Digunakan Dalam Rumah Judi VOC

Permainan Tradisional China Yang Digunakan Dalam Rumah Judi VOC

Beneculture – Judi online makin ramai di Indonesia. Tetapi permainan judi online di Tanah Air masih tetap dikuasai oleh permainan-permainan dari negeri barat seperti poker, blackjack, serta roulette. Bahkan juga pencinta judi Indonesia saat ini juga disuguhi oleh permainan tebak score kompetisi sepakbola, yang yang berminat begitu banyak.

Tetapi ada permainan unik yang nyatanya cukup popular didunia maya, yaitu permainan tradisionil dari China. Negeri Gorden Bambu memanglah di kenal jadi satu diantara bangsa yang banyak melahirkan permainan judi mulai sejak jaman dulu, serta salah nya ialah mahjong.

Permainan mahjong tidak kalah terkenalnya dengan permainan kartu, catur, atau halma yang datang dari negeri barat. Serta di masa digital ini, terkecuali mahjong ada permainan-permainan asal China yang lain sebagai favorite pejudi didunia maya, termasuk juga di Indonesia. Tersebut 3 permainan judi yang laku di Indonesia :

1. Pai Gow

Pai gow yaitu permainan yang memakai 32 domino keramik ciri khas China, yang serupa seperti mahjong. Permainan yang mulai keluar pada Dinasti Song itu sekarang ini bukan sekedar dimainkan di China, tetapi kasino-kasino seperti di Las Vegas juga menyuguhkan permainan ini. Karna lebih gampang dimainkan daripada dari mahjong, banyak operator judi yang tawarkan permainan Pai gow dengan online. Dan permainan ini merupakan permainan judi pertama yang berjalan pada masa legalitas casino di Indonesia ditetapkan.

2. Sic Bo

Sic bo yaitu permainan tebak angka yang memakai tiga dadu. Walau satu diantara permainan tradisionil yang begitu kuno di China, sekarang ini Sic bo masih tetap seringkali dimainkan, terutama di kasino-kasino di Macau serta Filipina.

Bahkan juga Sic bo sekarang ini jadi satu diantara permainan favorite di judi online. Pejudi cuma butuh menempatkan perkiraan jumlah angka yang keluar dari kocokan tiga dadu.

3. Fan-Tan

Fan-Tan yaitu permainan tradisionil China yang sampai sekarang ini masih tetap dimainkan oleh pejudi lokal ataupun internasional. Sama seperti dengan Sic bo, permainan ini ramai didunia maya. Dalam permainan ini, Anda cuma butuh menebak jumlah kancing yang juga akan di ambil dengan acak memakai mangkok kecil. Kemudian tiap-tiap empat kancing juga akan diatur serta sisa kancing yg tidak teratur juga akan di ambil jadi hasil tebakan.

Tradisi Judi Dalam Budaya Tionghoa

Tradisi Judi Dalam Budaya Tionghoa

Tradisi Judi Dalam Budaya Tionghoa

BeneCulture – Menyikapi masalah ” Bagaimana Judi Dalam Budaya Tionghoa? ” Umpamanya, menarik untuk ketahui apakah dalam sebagian cuplikan ajaran Kongcu pada murid-muridnya, bagaimana ajaran Kongcu mengenai judi? Juga dalam Tao Te Cing, adakah ajaran spesial Laocu mengenai judi.

Didalam Daodejing tak ada masalah judi. Di Rujia juga setahu saya juga tak ada masalah judi. Meskipun ada legenda yang menyebutkan Majiang/Mahjong di ciptakan oleh Kongzi sendiri. Menurut saya sich itu hanya legenda. Karna Majiang itu adalah perubahan dari Ma Diao Pai yang popular di zaman Ming.

Sesungguhnya judi termasuk juga dalam 5 budaya ” negatif ” yakni : chi (lit : makan, kont : foya-foya) , he (lit : minum, kont : mabuk-mabukan) , piao (melacur) , du (judi) serta yan (merokok serta candu). Sesungguhnya yang diberi nama lima budaya negatif dibudaya manapun ada juga. Cuma saja ada yang melarang dengan ketentuan agama serta ada yang melarangnya dengan ketentuan kenegaraan.

Nah Tiongkok itu unik, di mana bangsa-bangsa beda membawa nama agama untuk melarang lima toksin jadi di Tiongkok menggunakan ketentuan kenegaraan. Yang belajar Ru serta Dao harusnya tahu kalau lima toksin itu menghalangi untuk jadi xian ataupun junzi. Jadi lima toksin itu ekses dari budaya, bukanlah budayanya sendiri.

Selama histori Tiongkok, kerajaan senantiasa berusaha menegakkan ketentuan anti perjudian. Sudah pasti dengan hasil yang bisa disebut tak ada. Karna petinggi pemerintahan sendiri sering berjudi (catatan Han ada yang mengatakan petinggi yang dihukum karna perjudian).

Perjudian bahkan juga begitu popular di kelompok masyarat tidak dapat. Sebagian besar rakyat Tiongkok selama histori yaitu orang miskin yang perlu berusaha keras untuk hidup. Judi yaitu pelarian yang paling ada karna hiburan beda menggunakan uang tidak ada kesempatan uang itu dapat kembali atau hasilkan uang sekali lagi.

Komersialisasi judi sendiri diawali pada saat Tang. Sedang bentuk-bentuk permainan yang bermacam mulai diperkembang semasa Song serta menjangkau puncaknya di masa Ming.

Beberapa orang kaya di Jiangnan (Kanglam) banyak yang menginvestasikan hartanya berbentuk tempat tinggal judi. Di masa Qing, Guangdong serta Fujian yaitu dua propinsi yang paling menonjol perjudiannya. Serta dari sana juga orang Tionghoa Indonesia sebagian besar berasal.

Tentang judi pada pesta perkawinan benteng, David Kwa sempat menyebutkan kalau sesungguhnya tujuan dari judi itu yaitu menolong pihak yang membuat pesta. Jadi hasil dari perjudian itu disumbangkan ke keluarga yang berpesta. Bila saat ini jadi mempunyai tujuan beda, kelihatannya itu yaitu degradasi kultural.

Orang yang sekali lagi menyelenggarakan pernikahan serta perkabungan umumnya aktivitas dapat sepanjang hari penuh bahkan juga hingga dua hari serta terlebih perkabungan yang dapat lebih dari dua hari? Nah apa yang di cari beberapa orang yang akan melindungi. Hiburan apa yang paling pas? Bermain kelereng? Yah main judi pastinya. Zaman dulu bila berkabung itu tidak ditempatkan di rumah duka tapi di rumah sendiri dan pernikahan juga dilangsungkan di rumah sendiri. Jadi harus mencari sukarelawan untuk ingin turut melindungi tempat tinggal.

Itu argumennya!! Bukanlah untuk menyatukan uang pot-potan. Banyak yang keluarga kaya bila membuat pernikahan atau berkabung ada acara judinya. Judi ala Tionghoa itu unik, banyak yang perlu mengerahkan fikiran seperti mahjong yang lebih berfikir. Unsur hokie pastinya ada tapi bukanlah yang terlebih. Yang terutama yaitu bagaimana membuat kartu yang kita peroleh.

Dalam permainan ” capsa ” yang dapat disebut perubahan besar dari permainan poker. Permainan poker kental unsur perjudiannya sedang dalam permainan ” capsa ” beberapa pemainnya mesti berfikir membuat kartu serta membaca kartu lawan. Poker dapat bermain gertak sedang capsa bagaimana untuk menggertak? Cermati juga domino yang aslinya dari Tiongkok, di mana kartu yang dibuang tetaplah mesti dihitung. Derivat permainan ini yang dimaksud kiu-kiu atau ceme yah terang adalah perjudian.

Di daratan Tiongkok sendiri sesudah masa republik pusat perjudian berubah ke Shanghai. Sesudah gongchandang berkuasa, perjudian taraf besar direpresi. Tetapi di masa saat ini dengar-dengar karna telah mulai berduit banyak yang ke Macao atau ke luar negeri untuk berjudi. Banyak juga yang temukan judi bentuk beda : bursa saham serta undian. Maka dari itu banyak pencarin untuk cara menang roulette di Internet dan mencobanya saat bermain di Macao.

5 Tradisi Yang Unik Saat Imlek

5 Tradisi Yang Unik Saat Imlek

5 Tradisi Yang Unik Saat Imlek

Beneculture – Perubahan th. dalam kalender China kerapkali jadi momentum yang paling dinanti-nantikan oleh beberapa besar orang. Bicara mengenai th. baru Imlek atau th. baru cina juga jadi waktu yang dinanti oleh orang-orang Tionghoa.

Kata ” Imlek ” sendiri tidaklah nama dari perayaan th. baru Tiongkok yang sesungguhnya. Kata ini di ambil dari Bhs Hokien serta cuma di ketahui serta dipakai oleh orang Indonesia. Diluar, perayaan ini lebih di kenal dengan nama Chinese New Year untuk beberapa orang barat, sedang orang Tiongkok menamainya ” Guo Nian ” atau ” Xin Jia ” yang berarti lalui bln. atau bln. baru.

Hari raya Imlek sendiri sudah ada mulai sejak 4000 th. waktu lalu serta bersamaan dengan mengembangnya jaman jadi terjadilah sebagian bebrapa kebiasaan yang pada akhirnya jadi kebiasaan turun alami penurunan serta harus ditempuh dalam tiap-tiap perayaan Imlek. Lantas apa sajakah bebrapa kebiasaan unik yang ada waktu perayaan Imlek berjalan?

1. Bersih-bersih Rumah

Dalam keyakinan orang-orang Tionghoa bersihkan tempat tinggal bermakna buang semua keburukan yang menghambat datangnya keberuntungan. Kebiasaan bersih-bersih ini umumnya dikerjakan oleh orang-orang Tionghoa sehari mendekati Imlek, karna diakui bila bersihkan tempat tinggal ketika Imlek juga akan buang keberuntungan di th. itu.

2. Dekorasi Rumah

Terkecuali dibikin bersih, mendekorasi tempat tinggal juga jadi hal yang dikerjakan mendekati Imlek. Pintu serta jendela di cat ulang, dan ditempeli kertas yang bertuliskan kalimat atau kalimat baik. Dimana beberapa besar dekorasi yang dipakai berwarna merah, yang untuk orang-orang Tionghoa melambangkan suatu hal yang sejahtera serta kuat, dan membawa keberuntungan.

3. Serba Warna Merah

Satu diantara keunikan dalam tiap-tiap perayaan Imlek yaitu pemakaian warna merah di semua tempat. Warna merah melambangkan suatu hal yang kuat, sejahtera, serta membawa hoki. Bukan sekedar itu warna merah juga diakui bisa mengusir Nian atau semacam makhluk buas yang hidup di basic laut atau gunung yang keluar waktu musim semi atau waktu th. baru Imlek. Nian sendiri diakui datang untuk mengganggu manusia terlebih anak kecil. Tersebut mengapa orang-orang Tionghoa hiasi tempat tinggal, serta memakai baju, dan aksesori berwarna merah ketika Imlek.

4. Sajian Ciri khas Imlek

Hari raya apa pun juga akan merasa kurang komplit rasa-rasanya bila tidak dihidangkan makanan harus waktu hari perayaan itu. Sama seperti waktu perayaan Imlek, sajian ciri khas Imlek seperti kue keranjang, serta jeruk jadi makanan harus yang ada waktu Imlek.

Untuk orang-orang Tionghoa, makanan yang dihidangkan waktu perayaan itu berjalan minimum terbagi dalam 12 type makanan yang melambangkan 12 jenis shio dalam keyakinan orang-orang Tionghoa. Terkecuali melambangkan shio, semasing makanan itu juga mempunyai arti sendiri. Umpamanya, ayam utuh yang melambangkan kemakmuran keluarga, mie panjang yang melambangkan panjang usia yang langkah memakannya tidak bisa dipotong atau kue lapis legit yang mengartikan rejeki yang berlapis-lapis.

5. Bermain Judi

Tidak jarang kita menemui para keluarga bermain judi ketika mereka berkumpul saat hari Imlek. Bermain judi ini hanya untuk sekedar bersenang-senang saja karena hasil menangnya tetap dibagi bersama-sama. Kebanyakan permainan judi yang mereka mainkan adalah Adu Q karena banyak yang tidak paham bagaimana bermain baccarat. Karena permain Adu Q juga berasal dari negara china.